Unsur, Fungsi Dan Tujuan Dalam Komunikasi Bisnis

Dalam setiap komunikasi yang melibatkan dua orang atau beberapa orang, akan ditemukan beragam pribadi yang harus dikenali, yaitu diri kita sendiri dan diri pihak/orang lain yang menjadi associate komunikasi. Sedangkan untuk mengenali orang lain bukanlah perkara mudah dan sederhana. Persepsi merupakan proses inner dalam diri seseorang yang memungkinkan ia memilih, mengorganisasikan, dan menafsirkan rangsangan dari lingkungan sehingga hal itu mempengaruhi perilaku yang bersangkutan.

Cara penyampaian informasi dalam setiap media juga dapat menjadi sebuah faktor penentu keberhasilan iklan tersebut. Menggunakan saluran private maupun impersonal maksudnya komunikasi dapat dilakukan dengan bertemu secara tatap muka atau memanfaatkan media khusus atau juga media massa yang dapat menjangkau orang banyak. Memiliki tujuan karena komunikasi sendiri memiliki tujuan yang sudah ditentukan sejak awal dan sejalan dengan tujuan organisasinya.

Dan cara untuk membangkitkan antusiasme dan mendorong orang lain melakukan hal–hal terbaik adalah dengan memberikan penghargaan yang tulus. Seorang komunikator akan berhasil dalam komunikasi jika mampu mengubah sikap, opini, dan perilaku komunikan melalui mekanisme daya tarik, yakni ketika pihak komunikan merasa bahwa komunikator ikut serta dengannya. Dengan kata lain, komunikan merasa memiliki kesamaan dengan komunikator sehingga komunikan bersedia taat pada isi pesan yang disampaikan komunikator. Anda mungkin membina hubungan primer, sehingga orang lain itu menjadi sahabat baik atau kekasih Anda. Komitmen ini dapat menjadi berbagai bentuk, perkawinan, membantu orang itu atau mengungkapkan rahasia besar Anda. Tahap ini hanya disediakan untuk sedikit orang paling banyak empat orang, karena jarang sekali orang memiliki lebih dari empat orang sahabat.

Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja/instansi terkait sesuai ketentuan yang berlaku agar pelaksanaan koordinasi berjalan lancar. Mengelola informasi sesuai ketentuan yang berlaku untuk mendukung kebijakan nasional dan pemerintah daerah. Sesuai dengan penjelasan sebelumnya komunikasi organisasi adalah proses bertukar dan menerima pesan. Individu yang hadir dalam organisasi tersebut haruslah memperhatikan bagaimana cara mengirimkan, menerima pesan sehingga pesan atau informasi tersebut dapat diterima dengan baik oleh individu lain dan tidak menyebabkan kesalah pahaman antar individu.

Namun kontak mata tersebut dilakukan secara wajar dan tidak perlu berlebihan. Untuk memulai pembicaraan, mulailah melakukan kontak mata yang diirigi dengan senyuman agar orang lain merasa nyaman dengan Anda. Dimana komunikasi menyajikan sebuah informasi yang dibutuhkan oleh setiap individu atau kelompok dalam mengambil sebuah keputusan serta meneruskan knowledge untuk menilai beberapa pilihan sebelum akhirnya diputuskan. Dengan berkomunikasi maka kita dapat memberikan informasi yang dibutuhkan oleh orang lain atau kelompok sehingga dengan informasi itu maka proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan baik.

Guna berkomunikasi

Hal ini disebabkan karena semakin cepatnya akses informasi dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa mengetahui peristiwa yang sedang terjadi di daerah lain atau bahkan di negara lain, misalnya Amerika Serikat walaupun kita berada di Indonesia. Penggunaan teknologi oleh masyarakat menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sebuah pesan harus dapat disampaikan dengan cara atau sikap yang bisa diterima oleh si penerima pesan. Raut muka yang cerah, bahasa tubuh yang baik, kata-kata yang sopan, atau cara menunjuk, termasuk ke dalam komunikasi audible. Secara teoritik persepsi baik terhadap lingkungan fisik ataupun terhadap lingkungan sosial tidak akan akurat dan banyak memiliki keterbatasan untuk dijadikan perolehan pengetahuan/informasi. Dalam memahami suatu objek dan mempersepsi orang lain, kita harus membuat kesimpulan berdasarkan informasi yang tidak lengkap, yaitu informasi yang hanya diperoleh melalui kelima indera kita. Maka, ketika kita berkomunikasi, kita akan mendasarkan persepsi terhadap orang lain atas perilaku komunikasinya yang dapat kita amati. Maka, komunikasi dakam dunia kerja yang efektif antara pemimpin perusahaan dengan karyawan akan menghasilkan masa depan yang menjanjikan untuk perusahaan tersebut.

Comments are Disabled